Welcome to Art-inspiration

Selamat datang di blog Art-inspiration! Art-inspiration merupakan inspirasi suatu karya seni. Dimana seni itu menyalurkan ide-ide yang ada di otak anda dan membayangkan bagaimana seni itu bisa terwujud. Seperti suatu kebudayaan ada ide, aktifitas dan benda. Dimana ide-ide kita disalurkan dengan berbagai macam aktifitas dan menghasilkan suatu karya. Semoga anda dapat menciptakan suatu karya dalam wadah ide manusia yang begitu liberal.

Rabu, 08 April 2009

BERALIHNYA FUNGSI HUTAN

PENGANTAR

Hutan merupakan sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Saat ini kondisi hutan di Indonesia sudah semakin buruk. Hutan yang dahulunya berfungsi sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan kini sudah beralih fungsinya. Sistem penyangga kehidupan merupakan suatu proses alami dari berbagai unsur hayati dan non hayati yang menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup. Tetapi fungsi tersebut sudah beralih karena hutan sekarang ini dimanfaatkan manusia untuk kepentingan pribadi seperti mengambil, menebang, merusak, memiliki, memusnahkan, memperjualbelikan tumbuhan atau satwa yang ada didalamnya.

KASUS

Salah satu kasus terdapat di Sumatera Selatan. Lebih dari 100 hektar hutan produktif di Kabupaten Muara Enim dan Lahat, Sumatera Selatan rusak karena dibuka untuk kepentingan tambang batu bara. Intensitas pembukaan hutan meningkat sejak aktivitas pembukaan hutan meningkat sejak aktivitas pertambangan ilegal maupun resmi mulai marak. Pembukaan hutan telah mengancam kelestarian lingkungan karena sebagian besar kawasan yang dibuka merupakan bagian dari wilayah resapan air. Di Kabupaten Muara Enim, perusakan hutan terjadi di Desa Darmo, Kecamatan Tanjung Enim. Aktivitas penambangan tersebut dipicu kemunculan para pengepul batu bara. Para pengepul ini memanfaatkan warga setempat dengan membeli seharga Rp 30.000 per karung. Lokasi tambang biasanya berada di lahan milik warga, daerah aliran sungai dan kawasan perbukitan. Di Kabupaten Muara Enim batu bara ini sangat mudah ditambang dengan alat manual karena posisi batu bara sudah mengembul ke atas permukaan tanah sehingga bisa dilihat dengan jelas. Warga setempat mengalami keluhan sejak dibukanya pertambangan batu bara karena jalan sekitar kawasan banyak yang rusak disebabkan kendaraan berat seperti truk dan buldoser.

CARA MENGATASI

Cara mengatasi masalah tersebut yaitu dengan penghijauan dan reboisasi. Dengan begitu lahan kritis pun bisa diatasi. Fungsi hutan yang sudah beralih tersebut dapat kembali kita atasi dengan cara penghijauan serta reboisasi pada lahan kritis. Reboisasi adalah upaya untuk memulihkan kembali dan meningkatkan produktivitas hutan yang kondisinya rusak sebagai akibat penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuannya, dengan cara penanaman pohon-pohonan, permudaan baik secara alami maupun buatan, pengayaan, agar dapat berfungsi secara optimal. Penghijauan adalah upaya untuk memulihkan, memperbaiki, dan meningkatkan produktivitas lahan kritis utamanya pada bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) di luar kawasan hutan serta meningkatkan daya guna lahan sesuai peruntukkan dan kemampuannya. Juga perbaikan lahan bekas pertambangan agar lahan bisa kembali normal. Dengan melakukan inventarisasi lahan kritis dalam pertambangan misalnya pemanfaatan lahan galian untuk usaha perkebunan serta pertanian. Juga kita perlu memperhatikan aspek kehidupan dengan reklamasi hutan. Reklamasi hutan merupakan usaha memperbaiki atau memulihkan kembali lahan dan vegetasi hutan yang rusak sebagai akibat kegiatan di luar kehutanan agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan peruntukannya.





Tugas Geografi
Yosephine I.A
XISOS1/35

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar